Pertamina Sebut Isu Pertalite Dicampur Etanol Menyesatkan


Beredarnya hasil pengujian Research Octane Number (RON) bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan alat portabel, Pertamina perlu memberikan klarifikasi bahwa metode tersebut tidak dapat dijadikan dasar pengujian resmi untuk menentukan angka oktan suatu

mediamerahputih.id I JAKARTA — Pertamina membantah informasi yang beredar di media sosial terkait isu pertalite dicampur dengan etanol. Perusahaan plat merah ini memastikan kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan.
Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menjelaskan Pertalite (RON 90) diproduksi dari pencampuran komponen hidrokarbon eks kilang (gasoline base), bukan bioetanol.

“Seluruh produk BBM, termasuk Pertalite, diproduksi dan didistribusikan sesuai spesifikasi pemerintah melalui Kementerian ESDM. Tidak ada penambahan etanol,” tegasnya, Rabu (08/10) melalui rilis resminya yang diterima redaksi mediamerahputih.id.

Baca juga :

Baca juga: BBM Nonsubsidi Naik Mulai 1 Maret 2026, Pertamax Tembus Rp12.300 per Liter

Isu Etanol dalam BBM, Begini Tanggapan Pertamina

Roberth juga menepis klaim hasil percobaan mencampur Pertalite dengan air yang menunjukkan dua lapisan cairan. Menurutnya, hal itu wajar secara ilmiah karena bensin bersifat non-polar sehingga tidak bisa bercampur dengan air yang polar.

Baca juga: Jejak Lama, Modus Baru Dugaan Kebangkitan Jaringan BBM Bersubsidi di Pasuruan

[caption id="attachment_13477" align="aligncenter" width="700"]isu-pertalite-dicampur-etanol-menyesatkan Pertamina mengklaim seluruh produk BBM, termasuk Pertalite, diproduksi dan didistribusikan sesuai spesifikasi pemerintah melalui Kementerian ESDM. Tidak ada penambahan etanol | MMP | dok Pertamina[/caption]

“Fenomena tersebut bisa terjadi pada semua jenis bensin di dunia,” ujarnya.

Baca juga :

Baca juga: Skandal Penipuan Solar Korban Kehilangan Rp1,5 Miliar, Saksi Ungkap Modus!

Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax Sesuai Tak Dioplos Pertalite

Pertamina memastikan seluruh produk BBM melalui quality control ketat di setiap tahap rantai pasok. Masyarakat diminta tidak mudah percaya informasi tidak terverifikasi, terutama dari media sosial atau pesan berantai. Informasi resmi dapat diperoleh melalui website www.pertaminapatraniaga.com, akun @pertaminapatraniaga, atau Pertamina Call Center 135.(red)

Editor :

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru