Menteri Tito Apresiasi Wali Kota Eri Cahyadi

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Tito Karnavian usai mengikuti upacara puncak peringatan HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan se-Indonesia juga digelar di Kota Surabaya, tepatnya di Lapangan Kodam V Brawijaya I MMP I dok Pemkot
Menteri Tito Karnavian usai mengikuti upacara puncak peringatan HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan se-Indonesia juga digelar di Kota Surabaya, tepatnya di Lapangan Kodam V Brawijaya I MMP I dok Pemkot

mediamerahputih.id - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian atau yang akrab disapa Menteri Tito mengapresiasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang sukses menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional yang digelar mulai 27 Februari – 1 Maret 2024. Bahkan, dalam upacara itu Wali Kota Eri diberi penghargaan sebagai apresiasi atas kontribusi dalam menyukseskan HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan se-Indonesia.
“Saya juga berterimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang telah menyelenggarakan acara ini, sebagai tuan rumah HUT ke 105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” kata Menteri Tito.
Baca juga:

Melindungi Hak Konstitusional, 612.529 Anak Surabaya Sudah Kantongi KIA

Menurutnya, ini adalah HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, karena selama ini masyarakat tahunya Dinas Pemadam Kebakaran, padahal selain pemadam kebakaran juga mengandung misi penyelamatan. Bahkan, yang ringan-ringan masyarakat minta bantuan, seperti menyelamatkan kucing dan anjing di atas pohon, melepaskan cincin yang tidak bisa keluar dan sebagainya.

“Nah, ini usianya sudah 105 tahun yang lahir sejak 1919. Jadi, ini pasukan yang sudah lama ada di Indonesia, bahkan sebelum Indonesia merdeka, dan terus kita pertahankan setelah kemerdekaan sampai sekarang masih eksis,” ujarnya.

Baca juga:

Satpol PP Surabaya Segel 6 Unit Rusunawa yang Lama Tak Dihuni

Oleh karena itu, ia berharap tentu tidak ada kebakaran dan pencegahan kebakaran itu terus dilakukan. Namun, kalau pun ada kebakaran di suatu tempat, maka petugas harus quick response atau harus ada respon cepat untuk datang dan menyelesaikan serta menyelamatkan.

menteri-tito-apresiasi-wali-kota-eri-cahyadi

“Karenanya, organisasinya, pegawainya, kualitas kompetensinya akan terus kita tingkatkan karena Kemendagri ini adalah pembina dan pengawas fungsi pemadam kebakaran dan penyelematan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Eri bersyukur karena Surabaya sudah sukses menjadi tuan rumah yang baik dalam HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan se-Indonesia. Bahkan, dalam upacara HUT ke 105 itu, DPKP juga sempat menampilkan pelayanan publik atau pelayanan terkait dengan memadamkan kebakaran di Kota Surabaya, karena Surabaya punya respon time 7 menit dari laporan masuk hingga petugas tiba di lokasi harus datang 7 menit.

Baca juga:

Catat! Eri Cahyadi Larang Komite Tarik Iuran Siswa

“Tadi kita menunjukkan apa yang kita kerjakan kalau ada kebakaran di Surabaya, apalagi kita punya mobil yang bermacam-macam termasuk Bronto Skylift dan peralatan lengkap lainnya. Jadi, Pak Menteri tadi menyampaikan salah satu pelayanan yang terbaik ada di Kota Surabaya, beliau mengapresiasi Kota Surabaya yang sudah sangat siap dengan alat lengkapnya,” kata Eri.

Menurutnya, apresiasi ini diharapkan menjadi penyemangat baru dan pemicu bagi dia bersama jajarannya untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Surabaya. “Semoga menjadi penyemangat dan pemicu kami di Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca juga:

Usai Bertransaksi di Hotel Wydham Surabaya Bandar Inex Menyerahkan Diri

Ia juga memastikan bahwa para pegawai DPKP itu selalu rutin diberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, makanya di Surabaya itu banyak juga warga yang meminta bantuan untuk melepaskan cincin, kucing yang tidak bisa turun dari plafon dan hal-hal kecil lainnya.

“Alhasil, sekarang ini DPKP tidak hanya menjadi pemadam kebakaran saja, tapi juga memberikan pelayanan yang terbaik dalam hal penyelamatan,” tandasnya (ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…