mediamerahputih.id I SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memulai melakukan proyek pelebaran Jalan Raya Menganti di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri. Pelebaran jalan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di area tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, secara langsung memantau pelaksanaan proyek ini. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Erna Purnawati, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, serta sejumlah kepala perangkat daerah (PD) lainnya di lingkungan pemkot.Baca juga:Wali Kota Eri mengatakan, saat ini Pemkot Surabaya mengerjakan pelebaran jalan mulai dari Jalan Raya Menganti hingga ke perbatasan Kabupaten Gresik. Untuk sementara ini, pemkot mengerjakan pelebaran sekitar 500 meter terlebih dahulu.Perbaikan Saluran Air di Perkampungan Surabaya mencapai 75 Persen
Baca juga: DSDABM Surabaya Respon Proyek Pedestrian Kapasan, Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan
[caption id="attachment_11237" align="aligncenter" width="680"]
proses lelang untuk pembangunan Jalan Raya sepanjang 1,2 kilometer di awal 2025. Rencananya, proses lelang tersebut akan dimulai pada Oktober 2024 I MMP I dok pemkot[/caption]
Pelebaran jalan sepanjang 500 meter itu ditargetkan tuntas pada awal November 2024. Setelah itu, pemkot melanjutkan kembali pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 1,2 kilometer pada awal 2025.
“Kemudian di tahun 2026 dilanjutkan pengerjaan sepanjang 2,1 kilometer. Di tahun 2026, itu (pengerjaannya) sampai dengan Aspol (Asrama Polri), insyaallah nanti di tahun 2027-2028 itu sampai ke Gresik,” kata Wali Kota Eri, Kamis, (16/8/2024).
Baca juga:Wali Kota Eri menjelaskan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti ini disesuaikan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Pendek Daerah (RPJMD) Kota Surabaya lima tahunan. Harusnya, pengerjaan jalan tersebut sudah bisa selesai di tahun 2024. Dikarenakan pada saat itu terjadi wabah Covid-19, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya.Proyek Pedestrian di Jalan Kartini Sebabkan Pagar Rumah Warga Ambrol
Baca juga:Eri membeberkan pembangunan Kota Surabaya selama tahun 2021 tidak berjalan signifikan, dikarenakan seluruh APBD yang ada di-refocusing untuk penanganan Covid-19. Setelah kondisi berangsur membaik pada Mei-Juli 2022, pemkot mulai menata dan menyiapkan kembali anggaran untuk pembangunan kota.Proyek Underpass Bundaran Taman Pelangi Mulai Digarap Tahun 2025
Baca juga: Proyek Pedestrian Kapasan Senilai Rp398 Juta Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
“Kalau tidak di-refocusing untuk Covid-19, selesai iki (selesai pengerjaan jalannya) sampai Gresik. Karena ketika pertama saya jadi wali kota, anggaran digedok tahun 2020, ketika akan saya PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) atau MPAK (Mendahului Perubahan Anggaran Keuangan) untuk menyelesaikan pekerjaan, ternyata ada kewajiban untuk Covid-19,” jelasnya.
Baca juga:Dirinya menyebutkan, meskipun di tahun 2021 terjadi Covid-19, pembangunan fisik di Kota Surabaya tidak sampai mundur hingga tahun 2026. “Sehingga, pengerjaan saat itu digunakan untuk Covid-19, maka anggaran kita fokuskan di tahun 2024, 2025, dan 2026, ini sampai dengan Aspol. Kemudian tahun 2027-2028 awal sampai dengan Gresik,” sebutnya.Penunjukan Langsung Proyek Paving Jalan Gersikan Tanpa Tender Menggugah Tanya
Ia memastikan, pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 500 meter kali ini bisa segera selesai pada akhir November atau awal Desember 2024. Pemkot tidak hanya membangun pelebaran Jalan Raya Menganti, akan tetapi juga membuatkan saluran di tengah secara paralel sama seperti yang ada di Jalan Raya Wiyung.
Baca juga:“Ini sudah dibebaskan, ini (berjalan) paralel, jadi ada yang sudah dibebaskan langsung dirobohkan. Nantinya akan digali dibuatkan saluran di tengah, persis seperti yang ada di Wiyung, terus sampai ke arah Gresik,” paparnya.Pelebaran Jalan, Usaha Barang Bekas di Bantaran Sungai Kali Tebu Dibongkar
Baca juga: Proyek Jalan Menganti Wiyung - Babatan Unesa Ditarget Rampung Desember 2024
Ia menerangkan, setelah itu pemkot melanjutkan proses lelang untuk pembangunan Jalan Raya Menganti sepanjang 1,2 kilometer di awal 2025. Rencananya, proses lelang tersebut akan dimulai pada Oktober 2024.
Baca juga:“Alhamdulillah, hari ini (APBD tahun 2025) sudah diparipurnakan, setelah evaluasi gubernur, itu turun biasanya November, maka nanti Oktober 2024 sudah bisa lelang. Nah, Januari 2025 tanggal 1, dimulai (dilanjutkan),” terangnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu berharap, adanya pelebaran jalan ini, diharapkan dapat mengurai kemacetan yang disebabkan adanya bottleneck di traffic light Jalan Raya Menganti ke depannya. “Semoga ini bisa mengatasi kemacetan setiap sore kayak gini (macet). Makannya, warga Surabaya doakan, jangan sampai ada wabah penyakit lagi seperti Covid-19,” pungkasnya. (ton)
Editor :