mediamerahputih.id I Pemkot Surabaya bertindak cepat untuk mengatasi kejahatan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor semakin marak, yang meresahkan warga saat ini. Mereka berencana mengadakan pertemuan dengan kepolisian, perwakilan RT/RW, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya untuk merancang solusi yang komprehensif untuk memerangi kejahatan pencurian kendaraan.
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, telah memulai kerja sama kepolisian dan mengatur pertemuan dengan RT/RW dan Forkopimda. Tujuannya adalah untuk menemukan solusi praktis untuk memerangi pencurian mobil di kota ini.Baca juga:"Jadi nanti insyaallah kita akan membuat pertemuan dengan seluruh perwakilan RT/RW, juga dengan kepolisian, sama Forkopimda untuk bagaimana penyelesaiannya," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (11/6/2024).Polda Jatim Bekuk 10 Pelaku Komplotan Pencuri Rumah Kosong dan Curanmor
Baca juga: RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan
[caption id="attachment_10583" align="aligncenter" width="680"]
Pencurian kendaraan tidak dapat dicegah hanya dengan mengandalkan polisi. Akibatnya, Eri Cahyadi menekankan bahwa kesadaran kolektif warga sangat penting untuk menjaga lingkungan I MMP I dok pemkot[/caption]
Selain itu, Wali Kota menekankan betapa pentingnya masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga keamanan daerah mereka. Ia menemukan bahwa peningkatan kondisi kemiskinan dan kurangnya empati warga dapat menyebabkan curanmor.
Baca juga:Ia juga menyinggung mereka sering dikaitkan dengan peningkatan kemiskinan. "Karena apa, semakin banyak kemiskinan, maka akan terjadi hal itu. Ini kota besar, ada (warga) yang dari luar-luar itu masuk.” ujarnya.Wali Kota Eri Imbau Warga Wajib Waspadai Aksi Curat dan Curanmor Jelang Lebaran
Pencurian kendaraan tidak dapat dicegah hanya dengan mengandalkan polisi. Akibatnya, Eri Cahyadi menekankan bahwa kesadaran kolektif warga sangat penting untuk menjaga lingkungan.
Baca juga: Eri Cahyadi Kecam Keras Ayah Kandung Pelaku Pencabulan Hingga Hamili Anak
"Di area kampung misalnya, bukan hanya tanggung jawab petugas keamanan untuk menjaga, namun saling peduli antarwarga juga penting. Kita sering mendengar masyarakat tidak peduli terhadap aktivitas mencurigakan di daerah mereka, yang menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Pancasila tidak diterapkan dalam kehidupan mereka.” terangnya.
Baca juga:Eri Cahyadi berpendapat bahwa kejahatan seperti curanmor dapat dikurangi dengan meningkatkan semangat Kampung Madani. Semangat gotong royong dan kerja sama warga untuk menciptakan tempat tinggal yang aman sangat penting di Kampung Madani.
"Kita ingin menggerakkan prinsip Kampung Madani di mana tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman." Katanya.
Baca juga:Selain itu, ia menyatakan bahwa akan ada kerja sama dengan kepolisian untuk meningkatkan keamanan di daerah luar perkampungan.Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Camat-Lurah Tak Responsif Bisa Dicopot, Ini 3 Kecamatan yang Disorot
Program Satu Rumah Satu Sarjana Dilokasikan senilai Rp138 Miliar
Wali Kota Eri menyatakan bahwa dia akan bekerja sama dengan kepolisian untuk meningkatkan pengamanan di kampung-kampung dan di daerah lain dengan tujuan membantu membagi bebannya.(ton)
Editor :