Barang bukti Sabu-Sabu seberat 11,5 Kilogram Dimusnahkan Kejari Surabaya


mediamerahputih.id I Surabaya - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya memusnahkan 11.552, 504 gram atau pemusnahan barang bukti seberat 11,5 Kilogram sabu-sabu dan 1.350,07 gram ekstasi, 37.259 butir pil dobel L, 80 HP dan 155 bal rokok tanpa cukai. Pemusnahan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan narkoba atau barang bukti, serta perkara yang disidangkan sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau Inkracht.
Baca juga:

Hakim Minta JPU Hadirkan Penyidik dan Para Terdakwa Pengedaran Narkoba untuk Dikonfrontir

"Pemusnahan barang bukti ini diperoleh selama dua bulan terakhir yang sudah inkracht jadi kamu musnahkan barang bukti ini bersama dengan Bea Cukai, BNNP Jatim serta kepolisian dan tokoh agama," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Joko Budi Darmawan usai memusnahkan barang bukti, Rabu (12/7/2023).

Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Kekerasan Pengosongan Rumah Nenek Elina Dituntut penjara 1 Tahun hingga 1,5 Tahun

pemusnahan-barang-bukti-sabu-sabu

Joko menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini diperoleh dari 108 perkara yang sudah diputus oleh pengadilan.

Baca juga:

Baca juga: Replik Terdakwa Sofyan Hadi JPU Sebut Perampasan Motor, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan

Mantan Kanit III Satnarkoba Dituntut Pidana 11 Tahun Penjara

"Barang bukti yang musnahkan ini para pelakunya sudah menjalani masa hukuman sehingga kami memusnahkan barang bukti ini," bebernya.
Baca juga:

Pasutri Pengedar Narkoba Bareng Oknum Polisi Minta Dibebaskan

Mantan Kasi Pidum Kejari Surabaya ini mengungkapkan pemusnahan barang bukti ini dilakukan dua bulan sekali. "Kami memastikan yang di musnahkan ini perkaranya sudah Inkracht," ucap Joko.

Baca juga: RJ Ditolak, Pasangan Penelantaran Bayi Disidangkan

Kejaksaan memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, ekstasi, pil koplo ini dengan cara dibakar dengan menggunakan mesin pemusnah narkoba dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Selain itu rokok tanpa cukai juga dilakukan pembakaran.

"Untuk HP juga kami hancurkan agar tidak disalah gunakan," tandas Joko. (tio)

Editor :

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru