Surabaya Atur Ketat Izin Tenda Hajatan, Wali Kota: Jalan Itu Milik Publik!


Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyinggung penutupan jalan tanpa kendali dapat menimbulkan risiko besar, seperti yang pernah terjadi saat ambulans dan mobil pemadam kebakaran terhambat hingga menimbulkan keterlambatan penanganan pasien | MMP | dok

mediamerahputih.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, akan berkoordinasi dengan Kapolrestabes Surabaya untuk memperketat penerbitan izin penggunaan badan jalan bagi tenda hajatan. Langkah ini menyusul banyaknya keluhan warga terkait penutupan jalan untuk acara pribadi, terutama pernikahan, yang dinilai meresahkan masyarakat.
Menurut Eri, pengetatan prosedur bertujuan menjaga fungsi vital jalan raya, baik sebagai jalur utama maupun jalur darurat. Ia menegaskan, penutupan jalan tanpa kendali dapat menimbulkan risiko besar, seperti yang pernah terjadi saat ambulans dan mobil pemadam kebakaran terhambat hingga menimbulkan keterlambatan penanganan pasien.
Baca juga :

Bangun JPO Baru Jalan Tunjungan Didanai Investor

“Jalan raya adalah milik publik. Fenomena penutupan jalan, terutama di kawasan seperti Tambang Boyo, cukup meresahkan. Jika jalur darurat terhalang, keselamatan masyarakat yang jadi taruhannya,” kata Eri, Minggu (19/10/2025).

Baca juga: Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

[caption id="attachment_12980" align="alignnone" width="680"]surabaya-atur-ketat-zin-tenda-hajatan Menurut Eri, pengetatan prosedur bertujuan menjaga fungsi vital jalan raya, baik sebagai jalur utama maupun jalur darurat | MMP | dok[/caption]

Baca juga: RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Wali Kota juga menyoroti izin yang selama ini dikeluarkan Polsek setempat. Ia meminta agar Kapolrestabes dan Kasatlantas menegaskan aturan teknis dalam setiap izin, termasuk batas lebar tenda. “Ketika izin diberikan, harus jelas apakah jalan itu jalur utama, serta berapa lebar maksimal tenda yang diperbolehkan agar tidak menutup sebagian besar badan jalan,” ujarnya.

Baca juga :

Baca juga: Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Dalam Korupsi Jalan Dinas PUPR Sumut

Sebagai solusi jangka panjang, Eri menyebut Pemkot Surabaya tengah membangun gedung serbaguna di sejumlah wilayah. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan jalan raya untuk keperluan hajatan.(ton)

Editor :

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru