mediamerahputih.id | SURABAYA - Kepulan asap tebal dari armada Suroboyo Bus di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Sabtu (20/6/2026) sore, dipastikan bukan berasal dari kebakaran. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menegaskan insiden tersebut murni gangguan teknis pada sistem pembuangan kendaraan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyampaikan bahwa asap muncul akibat rembesan oli yang masuk ke saluran knalpot saat bus beroperasi. Kondisi mesin yang panas memicu oli menguap sehingga menghasilkan asap pekat yang sempat dikira sebagai api oleh penumpang maupun warga sekitar.Baca juga :Peristiwa itu terjadi saat bus melintas di kawasan Jalan Raya Darmo. Kepulan asap membuat penumpang panik dan segera berhamburan keluar setelah kru bus menepikan kendaraan. Petugas di lapangan memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan selamat tanpa ada korban luka.Semua Petugas Kadis Dishub Diminta Turun ke Lapangan Tangani Parkir Liar
Baca juga: Parkir di Badan Jalan Ketabang Disorot, Legalitas Retribusi Rp1,5 Juta Jadi Tanda Tanya
[caption id="attachment_14943" align="aligncenter" width="680"]
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo | MMP | dok[/caption]
Trio menegaskan, petugas bus telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dengan cepat. Evakuasi penumpang dilakukan segera setelah muncul indikasi gangguan pada armada, sehingga tidak terjadi dampak yang lebih serius.
Baca juga :“Tidak ada kebakaran seperti yang beredar. Yang terjadi adalah oli masuk ke knalpot dan menghasilkan asap tebal. Tidak ada kobaran api maupun kerusakan besar,” kata Trio.Baca juga: Euforia Belanja Lebaran Meningkat Penataan Parkir di Kawasan Pertokoan Ditertibkan
Perangi Jukir Liar dan Premanisme, 800 Tempat Usaha di Surabaya Disidak
Setelah insiden, Dishub Surabaya langsung menarik armada ke pool untuk pemeriksaan menyeluruh. Perbaikan difokuskan pada sistem pembuangan agar kendaraan dapat kembali beroperasi normal dan aman.
Baca juga: Dishub Surabaya Kejar Validasi KTA Jukir, Masih 500-an Belum Perpanjang
Dishub juga meluruskan informasi yang sempat viral di media sosial. Pemerintah kota menegaskan bahwa narasi kebakaran tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.(ton)
Editor :