Desa Widodaren Ngawi Rayakan Kebhinekaan Lewat Festival Kebangsaan

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu narasumber, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, menyampaikan materi yang menggugah kesadaran peserta mengenai pentingnya menjadi pribadi yang moderat, terbuka, dan cinta damai dalam gelaran Festival Kebangsaan dan Pelatihan Moderasi Beragama di
Salah satu narasumber, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, menyampaikan materi yang menggugah kesadaran peserta mengenai pentingnya menjadi pribadi yang moderat, terbuka, dan cinta damai dalam gelaran Festival Kebangsaan dan Pelatihan Moderasi Beragama di

mediamerahputih.id I NGAWI - Suasana penuh semangat kebangsaan dan wajah-wajah ceria generasi penerus bangsa mewarnai hari Minggu yang istimewa di Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Festival Kebangsaan dan Pelatihan Moderasi Beragama resmi digelar sebagai bagian dari program tahunan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Rintisan Desa Pancasila, yang kini telah memasuki tahun keempat pelaksanaan.
Kegiatan ini lebih dari sekadar seremonial ini menjadi wujud nyata komitmen warga Desa Widodaren dalam menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai jati diri bangsa. Bertempat di area terbuka yang penuh semangat dan harapan, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat desa, termasuk Kepala Desa Petrus Bagoes Wijayanto, S.Sos., M.Si., sekretaris dan jajaran perangkat desa, ibu-ibu PKK, tokoh agama, remaja gereja, dan remaja masjid. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah.
Baca juga :

UNESA Membangun Karakter Bangsa Merintis 7 Desa Pancasila di Jatim

Suasana semakin semarak dengan penampilan memukau dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Desa Widodaren. Mereka dengan percaya diri membawakan puisi kebangsaan, vocal group, tarian daerah, drama bertema toleransi, hingga hadroh. Setiap pertunjukan bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan refleksi bersama tentang pentingnya persatuan. Tepuk tangan meriah dan antusiasme warga menjadi bukti bahwa nilai-nilai toleransi bisa ditanamkan sejak dini melalui ekspresi seni dan budaya.

[caption id="attachment_12928" align="aligncenter" width="680"]desa-widodaren-ngawi-festival-kebangsaan Kegiatan ini lebih dari sekadar seremonial festival ini merupakan wujud nyata komitmen warga Desa Widodaren dalam menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai jati diri bangsa yang digagas oleh UNESA Surabaya | MMP | dok Unesa[/caption]

Selain pertunjukan, acara ini juga menyuguhkan Pelatihan Moderasi Beragama yang mendalam dan aplikatif. Dua narasumber yang kompeten, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, S.H., M.H., dan Budi Santosa, S.Pd.I., M.S.I., menyampaikan materi yang menyentuh dan menggugah kesadaran peserta tentang pentingnya menjadi pribadi yang moderat, terbuka, dan cinta damai. Pelatihan ini tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membuka ruang dialog dan refleksi, menjadikannya pengalaman belajar yang membekas di hati.

Baca juga :

Unesa Kampanyekan Desa Bebas Kekerasan Melalui PKM di Desa Widodaren

“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat Desa Widodaren semakin memahami makna moderasi beragama, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu narasumber.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif seluruh peserta dalam setiap sesi. Semangat kebersamaan, senyum hangat, hingga peluh yang jatuh hari itu menjadi saksi bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam keseharian warga. Kegiatan ini tidak hanya membangun pengetahuan, tetapi juga mempererat ikatan sosial dan memperkuat rasa cinta terhadap tanah air.

Baca juga :

Tanamkan Nilai Toleransi, Unesa Gandeng Kemenko PMK Gelar Kemah Pancasila

Dengan kegiatan ini, Desa Widodaren kembali menegaskan jati dirinya sebagai Rintisan Desa Pancasila, sebuah ruang bersama yang menjunjung tinggi keberagaman dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk maju bersama.(ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…