Mahasiswa UNESA Edukasi Pemanasan Global dengan Kalkulator Karbondioksida

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam interaksi yang hangat dan penuh semangat mahasiwa UNESA memberikan wawsan kepada pelajar di salah satu SMPN Surabaya akan pentingnya menjaga keseimbangan alam tentang bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan I MMP I dok
Dalam interaksi yang hangat dan penuh semangat mahasiwa UNESA memberikan wawsan kepada pelajar di salah satu SMPN Surabaya akan pentingnya menjaga keseimbangan alam tentang bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan I MMP I dok

mediamerahputih.id I Surabaya - Tantangan terbesar saat ini adalah perubahan iklim dan pemanasan global. Diperlukan kesadaran dari setiap invidu untuk menghadapi tantangan ini mulai dari pentingnya perlindungan lingkungan harus dimiliki oleh setiap individu, terutama generasi muda yang akan menjadi generasi masa depan.
Berangkat dari pentingnya kesadaran itu, Mahasiswa UNESA memberikan kontribusinya secara positif dalam mendidik masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan khususnya edukasi pemanasan global.
Baca juga:

Dosen IPA UNESA Gelar Pelatihan Pembelajaran Interaktif Berbasis Video

Fatimatuz Zahro, seorang mahapelajar S-1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), mengambil inisiatif untuk memberikan edukasi kepada pelajar-pelajar sekolah menengah pertama negeri atau SMPN di Surabaya.

[caption id="attachment_10594" align="aligncenter" width="680"]mahasiswa-unesa-edukasi-pemanasan-global Salah satu momen terkesan Mahasiswa mensosialisasikan kalkulator karbondioksida memberi pengalaman baru kepada pelajar untuk dapat mengetahui jumlah pohon yang dibutuhkan ketika menggunakan transportasi dengan total jarak yang ditempuh I MMP I dok[/caption]

Pada tanggal 26 Maret 2024, Fatim berhasil sukses memberikan edukasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada 31 tentang pentingnya mencegah pemanasan global. Dalam interaksi yang hangat dan penuh semangat, Fatim, dengan penuh antusiasme menjelaskan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan memberikan wawasan tentang bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Baca juga:

Menyoal Gugatan PDIP Ke PTUN

Menurut Fatim, kesadaran lingkungan bukanlah hal yang opsional, melainkan sebuah tanggung jawab yang harus dipikul oleh setiap individu. "Menjaga keteraturan alam merupakan tanggung jawab manusia. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai cinta lingkungan perlu terus diupayakan," ungkap Fatim.

Salah satu momen berharga dalam kegiatan tersebut adalah ketika Fatim melibatkan pelajar dalam kegiatan praktis. Mereka diberi tugas untuk menganalisis tagihan listrik per keluarga dan menghitung jarak tempuh kendaraan bermotor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa semakin jauh jarak penggunaan transportasi maka emisi karbondioksida yang dihasilkan akan semakin tinggi.

Baca juga:

Pelajar Surabaya Diajarkan Semangat Perjuangan Bung Karno

“Kalkulator karbondioksida memberi pengalaman baru kepada pelajar untuk dapat mengetahui jumlah pohon yang dibutuhkan ketika menggunakan transportasi dengan total jarak yang ditempuh.’ ujar fatim dalam moment penting tersebut

Revina, salah seorang peserta, mengungkapkan kegembiraannya selama sesi pembelajaran berlangsung. "Saya merasa senang dan terinspirasi oleh cara kak Fatim mengajarkan kami tentang lingkungan. Sekarang saya lebih memahami pentingnya menjaga alam untuk masa depan kita," ujarnya dengan penuh semangat.

Baca juga:

Eri Cahyadi Serahkan Beasiswa sebanyak 2.700 Mahasiswa

Melalui inisiatif seperti yang dilakukan oleh Fatimatuz Zahro, harapan untuk menciptakan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan semakin nyata. Langkah-langkah edukasi semacam ini merupakan investasi penting dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan bagi bumi kita.(red)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…