OJK Dinilai Melempem Terhadap Perlindungan kepada Masyarakat

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Merah Putih | SURABAYA- Setelah dikritik tajam atas kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tidak optimal oleh anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu.

Kini OJK kembali mendapat sorotan dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI selama ini dalam hal memberikan pengawasan terhadap lembaga perbankan dan perlindungan kepada masyarakat dirasa melempem.

Komisioner BPKN RI, Said Sutomo tak segan menyebut OJK selama ini selalu sok pahlawan dalam menangani konsumen jasa keuangan yang enggan melibatkan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

Said menyinggung, padahal melindungi konsumen itu adalah perintah para pejuang pendiri NKRI yang tertuang dalam alinea keempat pembukaaan UUD 1945.

"Sering kali BPSK tidak diberi kewenangan menyelesaikan sengketa konsumen jasa keuangan berdasarkan POJK bukan UU meskipun sebagai konsumen akhir jasa keuangan yang menjadi kewenangan BPSK sesuai mandat UUPK diatas POJK," papar Said.

Ia membeberkan, berdasarkan UU ,OJK sebesar 0,05 dari aset perusahaan keuangan perbankan dan non Bank menyetor ke OJK pertahunnya. Ia mengungkap, saat ini momen yang tepat bagi DPR RI untuk meluruskan hal itu.

"Ini momen bagus merekomendasikan agar OJK membagikan 0,05 itu untuk operasional penyelesaian sengketa konsumen jasa keuangan di daerah yang diduga ada pelanggaran UUPK oleh pelaku usaha perbankan dan non Bank," ulas pria yang juga Ketua YLPK Jatim ini.

Said mengingatkan, agar OJK membangun sinergi dengan BPSK di daerah-daerah di fasilitasi oleh BPKN.

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu mengkritik terhadap kinerja OJK dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya.

Masinton melihat selama ini OJK terkesan asyik dengan diri sendiri yang enggan melaksanakan tupoksinya tertera didalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011, OJK berkewajiban untuk melakukan edukasi, perlindungan dan pembelaan.

“Dari berbagai kasus yang muncul itu semua sebagian besar itu kita ketahui ketika berada di instansi di luar OJK. Yang kami tanyakan, peran pengawasan dan perlindungan OJK di mana? Kita tahu-nya sudah ada laporan di aparat penegak hukum. Nah ini harus menjadi catatan,” tandas Masinton saat mengikuti RDP Komisi XI DPR RI dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso beserta jajaran di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2021) lalu.

Masinton secara tegas meminta OJK untuk memperbaiki kinerjanya. Ia menginginkan ada perbaikan kualitas dari OJK menjadi lebih positif.

Masinton turut meminta agar kantor perwakilan OJK di berbagai daerah cepat dan responsif terhadap aduan-aduan dari masyarakat.

“Kita minta bapak-bapak sebagai pimpinan (OJK) bisa memberikan arahan dan panduan kepada seluruh insan OJK dalam menjalankan tugas dan fungsi pokoknya sesuai Undang-Undang,” pinta Masinton politisi PDI-P tersebut.(ton)

Tag :

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…