Para Pemilik Stand UMKM di THP Kenjeran Ngaku Ketiban Rezeki dari Acara "Rek Ayo Rek"

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Faktor yang menjadi sorotan lain ialah penjualan melalui platform online atau e-commerce. Saat ini pedagang-pedagang mengeluhkan ekspansi platform digital yang merebak dalam perdagangan I MMP I dok
Faktor yang menjadi sorotan lain ialah penjualan melalui platform online atau e-commerce. Saat ini pedagang-pedagang mengeluhkan ekspansi platform digital yang merebak dalam perdagangan I MMP I dok

Merah Putih I SURABAYA- Pelaksanaan kegiatan “Rek Ayo Rek” (Rekreasi Kader Suroboyo Hebat bareng Cak Eri dan Ning Rini), yang digelar di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Jumat (9/9/2022). Ternyata ketiban rezeki bagi para pelaku UMKM, mereka mengaku meraup omzet jutaan rupiah.

Acara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indryani itu selain sebagai wujud terima kasih Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya atas peran KSH menjadi garda terdepan untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran .

“Otomatis dengan acara ini para UMKM sangat terbantu. Rata-rata pendapatan mereka cukup lumayan, hampir sama dengan pendapatan saat akhir pekan. Terima kasih kepada para KSH yang sudah ikut meningkatkan pendapatan dari pelaku usaha. Serta, ikut membantu mempromosikan objek wisata THP Kenjeran,” terang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Obyek Wisata THP Kenjeran, Rusdi Ismet.

Menurut Ismed sapaan lekatnya, untuk satu stand UMKM, mereka bisa membawa pulang omzet mulai dari Rp 2 - Rp 5 juta dalam satu hari. Dengan total 197 stand UMKM yang terdiri dari stand kuliner, makanan ringan, hingga souvenir.

“Seperti di stand kuliner, kerupuk atau ikan asin, mereka ada yang mendapatkan omzet mulai Rp 2 juta. Ada yang Rp 3 - Rp 5 juta. Alhamdulilah selama ada cara ini berlangsung, sangat menunjang usaha UMKM di THP Kenjeran,” tandasnya.

Di acara “Re Ayo Rek” kali ini, dihadiri 4.635 KSH yang berasal dari Kecamatan Wonocolo, Tenggilis Mejoyo, Gubeng, Bubutan, Mulyorejo, dan Wiyung. Disana, para KSH bisa bersantai sambil menikmati kuliner.

Mulai dari Lontong Kupang, Lontong Balap, Rujak Cingur, ikan asap dan masih banyak lainnya. Bukan itu saja, juga disediakan beberapa hiburan di THP Kenjeran, seperti live musik juga permainan anak agar para KSH tidak bosan.

Terpisah, Tutik pemilik stand kerupuk di THP Kenjeran mengaku sangat merasa senang dengan kegiatan yang diadakan oleh Pemkot Surabaya. Sebab, selama tiga hari pelaksanaan kegiatan “Rek Ayo Rek” ini, ia bisa mendapat omzet mencapai Rp 5 juta per hari.

“Senang sekali karena banyak rombongan KSH. Alhamdulilah tiga hari ini ramai terus, omzet saya dalam satu hari hampir mencapai Rp 5 juta per hari,” kata Tutik.

Senada dengan hal tersebut, Fauziah pemilik stand kuliner juga mengaku bahwa para pemilik stand kuliner di THP Kenjeran mendapat tambahan penghasilan. Selama tiga hari berturut-turut, stand miliknya selalu ramai dikunjungi oleh para KSH. Untuk satu hari saja, ia bisa mendapat omzet mencapai Rp 3 juta per hari.

“Matur nuwun Pak Eri Cahyadi, masyarakat bisa menjadi lebih tahu THP Kenjeran yang baru saat ini, karena penghasilan warga sekitar dari objek wisata disini. Alhamdulilah, Pak Eri membantu pendapat kami, satu hari saja omzet mencapai Rp 3 juta per hari,” ujar Fauziah.

Tak jauh berbeda dengan Tutik dan Fauziah, pemilik stand souvenir, Suharnik mengaku ada kemajuan pendapatan selama gelaran “Rek Ayo Rek” berlangsung. Di stand miliknya, para KSH menyerbu topi pantai. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai dari Rp 30 - Rp 60 ribu.

“Alhamdulilah ada kemajuan selama tiga hari, iya bisa mencapai Rp 2 juta. Mudah-mudahan semua penjual dagangannya laris semua,” pungkasnya.

Sebagai diketahui, kegiatan “Rek Ayo Rek” akan dilaksanakan hingga  7 hari, dengan mengundang para KSH dari seluruh Kecamatan di Kota Surabaya di dua lokasi berbeda. Yakni, di THP Kenjeran dan kawasan Eco Wisata Romokalisari (jis)

Tag :

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…