Rumah Pintar Matahari Bina Anak-anak Kampung 1001 Malam Hafalan Qur'an

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Merah Putih I SURABAYA- Sebagai bentuk dan tekad kepedulian terhadap anak-anak warga kampung 1001 malam, Rumah Pintar Matahari (RPM) yang merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dibawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggelar program "Gemar Mengaji", Sabtu (29/01/2022).

Sekira pukul 16.00 WIB, Wakil Kepala RPM, Warsono datang bersama beberapa relawan RPM juga ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan, Hj. Ummu Khasanah, tiba di Musholla Al-Amin Kampung 1001 Malam dengan disambut ceria puluhan anak-anak kampung tersebut.

Diawali dengan pembacaan Basmallah, satu persatu anak-anak kampung 1001 malam dipandu relawan RPM untuk menghafal surat-surat pendek juz 30. Bagi yang sudah setoran hafalan mendapatkan bingkisan ceria snack, dan minuman kemasan.

Wakil Kepala RPM, Warsono mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memberikan pembinaan kepada anak-anak kampung 1001 malam setiap sabtu sore secara rutin supaya anak-anak dikampung tersebut dapat bisa hafal minimal juz 30, selain itu juga diajarkan tata cara sholat, serta bantuan belajar bagi anak-anak yang masih kesulitan atau belum bisa membaca.

"Alhamdulillah, anak-anak terlihat sangat antusias dan semangat untuk hafalan surat-surat pendek juz 30. Tak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepada beberapa donatur yang telah mendonasikan snack dan minuman kemasan kepada anak-anak binaan RPM. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anak-anak kampung 1001 malam, dan berkah untuk para donatur", pungkas Warsono.

Warsono menambahkan, selain anak-anak binaan Rumah Pintar Matahari di kampung 1001 malam, juga terdapat sekiranya 250 anak yatim, dhuafa, jalanan, dan telantar yang tersebar di beberapa selter diantaranya makam Karang tembok, Kampung seng, seputaran jalan Sasak ampel, Jembatan merah, Kemayoran, dan Sidotopo.

"Semoga kiranya kedepan, PCM Krembangan Surabaya melalui Rumah Pintar Matahari mampu memberi dan mewarnai kehidupan di kampung tersebut dengan slogan," katanya.

" Ada Matahari di Kampung 1001 malam", tutup Warsono.

1001 Malam 

Sebagai informasi bahwa kisah Negeri 1001 malam ini bukan hanya ada di dalam dongeng Aladin dan Lampu Ajaib. Gemerlap keajaiban dari tanah Persia ini menjadi latar belakang fiksi yang digemari.

Nama 1001 malam, ternyata juga ditemui di Kota Surabaya. Bedanya, warga disana menanti ‘keajaiban’ mendapat perhatian dari Pemerintah kota Surabaya. Bagaimana kehidupan mereka saat ini?

Di kolong jalan tol daerah Dupak yang menghubungkan Surabaya Gresik terdapat sebuah kampung yang dinamakan kampung 1001 malam. Kampung ini berada di sebuah lahan yang terisolir, tepatnya di pinggiran sungai Kali Anak Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan Surabaya, karena aksesnya terputus akibat adanya jalan tol tersebut. Entah siapa yang pertama kali babat alas dan menempati lahan tersebut.

Menurut cerita orang yang dianggap sesepuh kampung ini bernama Sudarjo (70-an tahun), hingga saat ini dia dipanggil Mbah Jo. Dialah yang mencetuskan nama 1001 malam dan orang yang pertama kalinya mendirikan sepetak rumah di lahan tersebut.

Sampai saat ini, sudah terdapat kurang lebih 175 Kepala Keluarga yang menetap di kampung ini, juga sudah didirikan posyandu, ponten umum, dan tempat peribadatan. Jumlah jiwa yang berada di kampung ini 400 an jiwa.

Jumlah anak usia sekolah 150 an, usia Paud sampai SD 95 an anak, selebihnya usia SMP dan SLTA. Tidak semua anak bisa bersekolah, bahkan masih ada yang buta huruf. Rata-rata mata pencahariannya sehari-hari warga Kampung 1001 malam sebagai pemulung, pengemis, pengamen, kuli bangunan, tukang becak, dan buruh kasar.(oki)

Tag :

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…