Program Satu Rumah Satu Sarjana Dilokasikan senilai Rp138 Miliar


Program Satu Rumah Satu Sarjana ini mewakili investasi yang sebenarnya untuk masa depan negara diyakiniSurabaya akan mengalami perubahan positif dengan memprioritaskan pendidikan generasi muda I MMP I ilustrasi Sarjana

mediamerahputih.id I Selama tiga tahun terakhir, pemkot Surabaya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp138 miliar untuk program Beasiswa Pemuda Tangguh. Program ini menyasar Satu Rumah Satu Sarjana, yang ditujukan untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin.
Pengamat dan pemerhati anak dari Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur, Isa Anshori mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Surabaya dengan memulai gerakan dan program Satu Rumah Satu Sarjana.

Baca juga:

Baca juga: Partisipasi Kurban di Sekolah Harus Sukarela, Jangan Jadi Beban Wali Murid

Wali Kota Eri Warning Pengembang Perumahan Soal Kolam Penampungan Air

Menurutnya hal ini menunjukkan komitmen pemkot untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Surabaya, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

[caption id="attachment_10567" align="aligncenter" width="850"]program-satu-rumah-satu-sarjana Isa Anshori Pengamat dan pemerhati anak dari Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur I MMP I dok[/caption]

Isa menegaskan bahwa upaya pemkot ini harus dilakukan bersama oleh semua pihak, terutama yang terlibat dalam industri dan usaha karena merekalah yang akan menikmati peningkatan kualitas SDM.

Menurutnya bahwa gerakan gotong royong bersama yang mewujudkan program tersebut adalah contoh kolaborasi dan sinergisitas yang menjadi ciri khas masyarakat Surabaya.

Baca juga :

Eri Cahyadi Serahkan Beasiswa sebanyak 2.700 Mahasiswa

Ia berpendapat bahwa satu-satunya cara untuk memecahkan mata rantai kemiskinan adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, "Surabaya telah menunjukkan teladannya," katanya,

Untuk mendukung penuh inisiatif Satu Rumah Satu Sarjana yang dipromosikan Wali Kota Eri. Selain itu, dia menyatakan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk mempromosikan humanisme dan membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Baca juga: Eri Cahyadi Pastikan beri Bantuan UKT Mahasiswa PTS Keluarga Miskin Desil 1–5

Baca juga:

Pembaruan Data Penduduk, Wali Kota Eri Soroti KK dalam 1 Persil

Isa juga memeriksa apakah One House One Scholar hanya menyediakan bantuan keuangan. Program ini mewakili investasi yang sebenarnya untuk masa depan negara. Dia menyatakan bahwa Surabaya akan mengalami perubahan positif dengan memprioritaskan pendidikan generasi muda.

Data dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbuporapar) Kota Surabaya menunjukkan bahwa hingga tahun ini, lebih dari 10.000 orang telah mendaftar untuk program beasiswa pemuda tangguh.

Untuk saat ini, pemerintah kota telah membantu 3.100 siswa; jumlah ini akan meningkat menjadi 3.500 sebelum akhir tahun 2024. Isa menyatakan bahwa jelas dibutuhkan upaya tambahan untuk memastikan bahwa semua anak-anak dan generasi muda Surabaya dilayani dan difasilitasi dengan kebutuhan SDM yang lebih baik.

Baca juga: Eri Cahyadi Pangkas Beasiswa Pemuda Tangguh Karena Banyak Anak Pejabat Jadi Penikmat

Baca juga:

Dibuka Beasiswa untuk Jenjang SMA Sederajat di Surabaya Ini Syaratnya!

“Raihlah sebuah mimpi, Gen Z jangan mager atau malas. Gen Z tidak boleh menunggu, tapi bagaimana punya mimpi dan mengejar mimpi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi pada kelas inspirasi yang diadakan, Sabtu (4/6/2024) di Graha Unesa, Surabaya.  "Ketika mencoba mewujudkan mimpi dan gagal, jangan berhenti. Teruslah berusaha sampai meraih keberhasilan," katanya.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki sikap berani dan tidak menyerah karena ini penting untuk kesuksesan.(ton)

Editor :

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru