Guncangan Gempa Tuban Terasa 3 Kali di Surabaya

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
sempat membuat warga panik, bahkan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhamburan keluar gedung, Jumat (22/03) I MMP I dok pemkot
sempat membuat warga panik, bahkan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhamburan keluar gedung, Jumat (22/03) I MMP I dok pemkot

mediamerahputih.id - Wali Kota Surabaya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempa yang dirasakan sebanyak 2 kali di Surabaya, Jumat (22/3/2024). Guncangan gempa Tuban yang terjadi di siang tadi, sempat membuat warga panik berhamburan keluar rumah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa itu terjadi di timur laut Tuban, Jawa Timur. Gempa pertama terjadi pukul 11.22 WIB, dengan kekuatan 6,0 skala richter (SR). Kemudian gempa kembali dirasakan pada pukul 12.31 WIB dengan kekuatan 5,0 SR serta terjadi pada sore pukul 15.52 WIB.
Baca juga:

Antisipasi bencana Hidrometeorologi, BPBD Surabaya Tambah 4 Pos Pantau

“Saya mohon kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk lebih berhati-hati. Yang kedua agar lebih peka terhadap tanda atau rasa yang disebabkan oleh gempa,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri meminta kepada seluruh warga di Kota Surabaya untuk segera keluar rumah apabila kembali terjadi  gempa susulan. Tujuannya, agar meminimalisir terjadinya korban jiwa.

[caption id="attachment_9853" align="aligncenter" width="680"]guncangan-gempa-tuban-terasa-di-surabaya Tim BPBD Surabaya bergerak cepat turun memasang tenda darurat di parkiran mobil RS Universitas Airlangga (Unair). Pemasangan dilakukan oleh tim BPBD Kota Surabaya setelah diketahui ada gempa susulan sore tadi yang menyebabkan kerusakan bangunan sisi timur.
Bersyukur tidak ada korban dalam kejadian ini, Jum'at (22/03). Untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan, pasien ditempatkan di tenda darurat sampai situasi dinyatakan aman oleh BMKG I MMP I dok pemkot[/caption]

“Hari ini terjadi dua kali gempa di Surabaya, getarannya sangat luar biasa dan getarannya hampir dirasakan oleh seluruh warga Surabaya. Maka dari itu saya harap warga untuk lebih berhati-hati,” imbaunya.

Baca juga:

Tutup RHU jika Nekat Buka Selama Ramadan

Ia menyampaikan, sampai saat ini masih belum ada laporan adanya korban jiwa dari kejadian tersebut. Meskipun begitu, ia meminta kepada lurah dan camat untuk melakukan pemantau di wilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi adanya korban atau bangunan roboh akibat gempa.

Setelah terjadi dua kali, gempa kembali dirasakan oleh warga Surabaya. Kali ini guncangan gempa yang terjadi di timur laut Tuban lebih besar. BMKG mencatat gempa ketiga yang terjadi pada pukul 15.52 WIB sebesar 6,5 SR.

Baca juga:

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Warga Diimbau Tak Perlu Khawatir

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat turut mengimbau agar warga berhati-hati jika ada gempa susulan.

“Karena masih ada beberapa gempa susulan, diharapkan warga yang keperluannya beraktifitas di dalam gedung tinggi dan bertingkat untuk selalu berhati-hati dan siaga. Kemudian pahami jalur evakuasi dan titik kumpul di masing-masing gedung,” kata Buyung.

Baca juga:

Langkah Antisipasi Ini Dilakukan untuk Hadapi Ancaman Banjir Rob

Buyung menambahkan, apabila melihat kerusakan agar segera menginformasikan ke petugas atau bisa segera melapor ke Call Center (CC) 112. “Kami imbau agar warga bisa melaporkan kepada petugas di lapangan dan juga bisa menghubungi CC 112 Surabaya,” tandasnya. (ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…