1.360 RW Siap Kompetisi Rebut Juara Lomba Kampung Surabaya Hebat

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
1.360 RW siap berkompetisi rebut juara lomba Kampung Surabaya Hebat
1.360 RW siap berkompetisi rebut juara lomba Kampung Surabaya Hebat

mediamerahputih.id I Surabaya - Lomba Kampung Surabaya Hebat (KSH) Tahun 2023 resmi dibuka. Gelaran kali ini dengan mengusung tema "Tuntas Kelola Sampah Dengan Penerapan Ekonomi Sirkular". Kompetisi ini dibuka langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam acara launching yang berlangsung di alun-alun Balai Pemuda Surabaya, Senin (10/7/2023).
Kegiatan launching juga diikuti Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Rini Indriyani. Hadir pula sejumlah pejabat pemerintah kota dan pimpinan beserta anggota DPRD Surabaya. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti fasilitator lingkungan dari 31 kecamatan serta para stakeholder dan sponsor terkait yang terlibat dalam kompetisi ini.

[caption id="attachment_7239" align="aligncenter" width="680"]lomba-kampung-surabaya-hebat 1.360 RW siap berkompetisi rebut juara lomba Kampung Surabaya Hebat[/caption]

Baca juga:

Camat dan Lurah Diminta Ngecek KSH di Setiap RT

Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, bahwa lomba Kampung Surabaya Hebat merupakan transformasi dari Green and Clean dan Surabaya Smart City. Selain itu, lomba Kampung Surabaya Hebat ini juga merupakan pengejawantahan dari Kader Surabaya Hebat (KSH).

"Jadi nanti Kampung Surabaya Hebat digabungkan dengan Kampung Madani. Karena itu nanti di setiap kelurahan ada koordinator terkait lingkungan, koordinator terkait tanah dan koordinator kesehatan. Yang masing-masing itu diangkat dari Kader Surabaya Hebat di setiap RW," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca juga:

Wali Kota Eri Janjikan Menaikkan Pangkat Bagi Camat-Lurah yang Berhasil Bentuk 2 Kampung Madani

Dengan demikian, Wali Kota Eri meyakini, hal itu akan menjadi sebuah kekuatan besar di Kota Surabaya. Harapannya, ke depan setiap RW di Surabaya dapat terbentuk sebuah Kampung Pancasila.

"Tapi kita mulai dari lingkungan dan kesehatan. Jadi nanti hasil akhir ini adalah bagaimana dalam lingkungan ada IPAL (Instalasi pengolahan air limbah). Jadi kalau siram-siram tanaman tidak perlu dari air PDAM," katanya.

Tak hanya itu, Wali Kota Eri menyebut, hasil akhir yang diharapkan dari lomba Kampung Surabaya Hebat ini adalah mampu terwujudnya pemilahan sampah dari setiap rumah tangga. Pun demikian, terbentuk Bank Sampah di setiap lingkungan RW, kelurahan, hingga tingkat Kota Surabaya.

"Kemudian keempat digabungkan dengan Kampung Madani. Di sana adalah gerakan ekonominya meningkat dengan memanfaatkan sampah. Yang ini sudah kita lakukan, sekarang kita perbesar lagi," paparnya.

Ia pun menjabarkan mekanisme lomba Kampung Surabaya Hebat tersebut. Dimana mekanisme penilaian lomba ini akan dilakukan secara bertahap. Dari sekitar 1.360 RW atau peserta, nanti akan dilakukan seleksi menjadi 750. Dari jumlah itu kemudian diseleksi kembali menjadi 500 peserta hingga 75 RW dan tiga besar.

Baca juga:

Dongkrak Ekonomi, Wali Kota Eri Resmikan Kampung Batik Okra

"Pendaftaran mulai dilakukan, setelah itu nanti diberikan apresiasi berapa ratus ribu  untuk bergerak. Sehingga saya sampaikan kampung yang ikut lomba Surabaya Hebat ini sekaligus akan dijadikan Kampung Madani," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, bahwa kompetisi Kampung Surabaya Hebat pada tahun 2023 diikuti sekitar 1.360 RW atau peserta.

"Tahun 2023 ini Surabaya menggelar kompetisi lingkungan kembali. Dimana kompetisinya sekarang menjadi Kampung Surabaya Hebat, yang di tahun 2022 masih Surabaya Smart City," kata Hebi.

Namun demikian, Hebi menerangkan, bahwa ada perbedaan Kampung Surabaya Hebat dengan Green and Clean dan Surabaya Smart City. Dimana kompetisi pada 2023 ini akan disinergikan dengan Kampung Madani. Bagaimana indikator-indikator penilaiannya juga berkaitan dengan Kampung Madani.

"Pertama adalah Hebat di lingkungan, bagaimana setiap RW itu bisa mengelola sampah. Kemudian hebat dalam hal ekonomi, dimana dalam menciptakan inovasi ekonomi menuju kemampuan finansial serta menurunkan angka keluarga miskin," bebernya.

Selain itu, Hebi menyebut, indikator lain dalam penilaian lomba Kampung Surabaya Hebat adalah kesehatan. Dimana setiap kampung itu akan dinilai bagaimana upaya mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan. Seperti di antaranya, upaya dalam menurunkan angka stunting maupun TBC (Tuberkulosis).

Tak hanya itu, Hebi menyatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) juga tidak luput masuk dalam indikator penilaian Kampung Surabaya Hebat. Bagaimana setiap kampung itu mampu menciptakan keguyuban antar warga. Demikian pula dalam menjalankan program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Seperti program padat karya, Kampung Madani dan Siap Siaga Bencana Madagaskar," ujarnya.

Kemudian, indikator penilaian lain adalah hebat dalam teknologi. Artinya, bagaimana kampung atau RW mampu menggunakan teknologi yang ada untuk mempermudah fasilitasi antara pemkot dengan warga. Demikian juga dalam menciptakan kemudahan-kemudahan berusaha dan interaksi.

Baca juga:

Kerja Bakti Warga Tingkatkan Gotong Royong dan Kepedulian pada Lingkungan

Dari beberapa indikator tersebut, Hebi menambahkan, bahwa penilaian kompetisi Kampung Surabaya Hebat tahun 2023 ini bukan hanya dilakukan secara kualitatif tapi juga kuantitatif. Setiap kampung akan diukur sejauh mana peningkatan kondisi sebelum dan sesudah mengikuti kompetisi ini.

"Karena diharapkan kondisi kampung atau RW setelah mengikuti kompetisi ini, tetap menunjukkan kondisi terbaik dari semua segi sebagaimana tema Kampung Surabaya Hebat," tuturnya. (ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…