Polrestabes Surabaya Selidiki Kasus Kematian Lansia Terperosok Proyek Gorong-Gorong di Margorejo Indah

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polrestabes Surabaya saat ini melakukan pendalaman terhadap kasus kecelakaan yang terjadi di area proyek saluran dan pembangunan box culvert di Jalan Margorejo Indah, Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/6/2026) malam dan menyebabkan seoran
Polrestabes Surabaya saat ini melakukan pendalaman terhadap kasus kecelakaan yang terjadi di area proyek saluran dan pembangunan box culvert di Jalan Margorejo Indah, Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/6/2026) malam dan menyebabkan seoran

mediamerahputih.id | SURABAYA - Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim  Polrestabes Surabaya tengah mendalami kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Margorejo Indah, Kota Surabaya, pada Jumat (12/6/2026) malam. Peristiwa tersebut menewaskan seorang perempuan lanjut usia (lansia) di lokasi kejadian.
Langkah penyelidikan dilakukan setelah insiden itu menjadi sorotan publik usai ramai diberitakan dan tersebar luas di media sosial. Aparat kepolisian kini menelusuri secara rinci kronologi kejadian, mulai dari waktu, lokasi, hingga faktor penyebab kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
Baca juga :

Tragis Pasutri Lansia Terperosok ke Proyek Gorong-gorong di Margorejo Istri Tewas

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Dr. Edy Herwiyanto, S.H., M.H., M.Kn menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan polisi resmi terkait peristiwa tersebut. Kendati demikian, kepolisian tetap melakukan penelusuran awal berdasarkan informasi yang beredar di ruang publik.

[caption id="attachment_14907" align="aligncenter" width="680"]polrestabes-surabaya-selidiki-kematian-lansia Petugas gabungan melakukan evakuasi korban dan sepeda motor yang terperosok ke saluran proyek pembangunan U-Ditch di Jalan Margorejo Indah, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (12/6/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan lansia meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka serius | MMP | Ist[/caption]

“Laporan polisi belum ada, tetapi dari pemberitaan dan media sosial kami tetap melakukan penyelidikan atas peristiwa itu,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (18/6/2026).

Pada tahap penyelidikan awal, penyidik turut mengumpulkan keterangan saksi serta menelaah kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain yang berkaitan dengan aktivitas proyek di sekitar lokasi kejadian. Aspek keselamatan kerja di area pembangunan juga menjadi salah satu fokus pemeriksaan.

Baca juga :

Pemkot Surabaya Setop Proyek Box Culvert dan Ancam Copot Pejabat Usai Tewasnya Lansia di Margorejo

Peristiwa tersebut sebelumnya juga memunculkan perhatian masyarakat. Sejumlah warga menyoroti kondisi pengamanan di area proyek, termasuk keberadaan rambu peringatan serta pengaturan area kerja yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Hingga kini, pihak media masih berupaya memperoleh keterangan dari pelaksana proyek, pengawas lapangan, serta instansi terkait guna memastikan standar keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan di lokasi tersebut.

Baca juga :

Tragedi Proyek Drainase Gayungsari, Pekerja Tewas Sekda Surabaya Merespon

Berdasarkan data pengadaan, proyek gorong-gorong di lokasi itu merupakan pekerjaan pembangunan saluran U-Ditch berukuran 150/150 dengan cover beban gandar 15 ton yang berada di ruas Jalan Margorejo sisi utara dan selatan. Pekerjaan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya.

Dalam sistem pengadaan Inaproc Pemerintah Kota Surabaya, proyek tersebut tercatat dengan Kode RUP 62020531 Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan yang dibiayai APBD Kota Surabaya itu dilaksanakan melalui metode E-Purchasing pada E-Katalog 6.0 dengan pelaksana PT Bangun Konstruksi Persada, dengan nilai kontrak mencapai Rp15,47 miliar dan saat ini masih berstatus “on process”.(red)

Berita Terbaru

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…

Parkir di Badan Jalan Ketabang Disorot, Legalitas Retribusi Rp1,5 Juta Jadi Tanda Tanya

Parkir di Badan Jalan Ketabang Disorot, Legalitas Retribusi Rp1,5 Juta Jadi Tanda Tanya

Kamis, 02 Jul 2026 22:16 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:16 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA – Pemanfaatan badan jalan di kawasan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, menuai sorotan setelah sejumlah kendaraan terlihat p…

Eri Cahyadi Kecam Keras Ayah Kandung Pelaku Pencabulan Hingga Hamili Anak

Eri Cahyadi Kecam Keras Ayah Kandung Pelaku Pencabulan Hingga Hamili Anak

Kamis, 02 Jul 2026 00:28 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 00:28 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengecam keras kasus pencabulan yang dilakukan ayah kandung terhadap anaknya sendiri hingga…