Tragedi Proyek Drainase Gayungsari, Pekerja Tewas Sekda Surabaya Merespon

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi kejadian kecelakaan kerja berada di proyek drainase Jalan Gayungsari Barat I MMP I Dhimas
Lokasi kejadian kecelakaan kerja berada di proyek drainase Jalan Gayungsari Barat I MMP I Dhimas

mediamerahputih.id I SURABAYA - Pasca insiden kecelakaan kerja di proyek drainase Gayungsari Barat, Surabaya, yang menewaskan Sutrisno (45) seorang pekerja asal Bojonegoro, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya mulai memberikan respons, meski masih sebatas singkat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, ketika dikonfirmasi mediamerahputih.id, hanya memberikan jawaban singkat. Ia menyatakan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya.

Baca juga :

Dugaan Maladministrasi dalam Pengadaan E-Purchasing di DSDABM Surabaya

“Saya cek ke Kadis PU (DSDAM) dulu ya, mas. Hubungi Pak Samsul, mas,” tulis Lilik melalui pesan singkat, Rabu (17/9/2025).

[caption id="attachment_13338" align="aligncenter" width="680"]proyek-drainase-gayungsari-pekerja-tewas-dsdam Petugas meninjau langsung pekerjaan Saluran Gayungsari Baratd engan Cover Gandar 15 ton senilai Rp 4,4 miliar tersebut I MMP I dok[/caption]

Sayangnya, hingga kini Kepala Dinas DSDABM maupun pihak konsultan pengawas proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kelalaian dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban.

Baca juga :

Pekerja Proyek Drainase di Surabaya Tewas Diduga Tertimpa Box Culvert

Sementara itu, publik terus menunggu kejelasan mengenai tanggung jawab pemerintah maupun pihak kontraktor atas tragedi di proyek senilai Rp 4,4 miliar tersebut. Proyek yang tercatat di LPSE Surabaya dengan nama paket Pembangunan Saluran U-Ditch 150/150 dengan Cover Gandar 15 ton (Saluran Gayungsari Barat Gayungsari 1 s/d Injoko) ini dikerjakan oleh CV Samoka. Proyek tersebut menggunakan metode e-purchasing dengan sumber anggaran dari APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025.

Baca juga :

Temukan Pekerjaan Saluran Tak Spesifikasi, Wawali Armuji Ngamuk

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Sutrisno meninggal dunia setelah tertimpa material box culvert dan U-Ditch berukuran besar saat proses pemasangan saluran drainase, Selasa (16/9/2025) malam. Dari pantauan di lapangan, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD). Selain itu, konsultan pengawas maupun perwakilan dari dinas terkait tidak tampak berada di lokasi ketika pengerjaan berlangsung.(dms)

Berita Terbaru

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…

Parkir di Badan Jalan Ketabang Disorot, Legalitas Retribusi Rp1,5 Juta Jadi Tanda Tanya

Parkir di Badan Jalan Ketabang Disorot, Legalitas Retribusi Rp1,5 Juta Jadi Tanda Tanya

Kamis, 02 Jul 2026 22:16 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:16 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA – Pemanfaatan badan jalan di kawasan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, menuai sorotan setelah sejumlah kendaraan terlihat p…

Eri Cahyadi Kecam Keras Ayah Kandung Pelaku Pencabulan Hingga Hamili Anak

Eri Cahyadi Kecam Keras Ayah Kandung Pelaku Pencabulan Hingga Hamili Anak

Kamis, 02 Jul 2026 00:28 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 00:28 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengecam keras kasus pencabulan yang dilakukan ayah kandung terhadap anaknya sendiri hingga…