Optimalkan Rekam Medis Elektronik untuk Pencegahan Penyakit Warga

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program “Satu Data Satu Peta” berbasis rekam medis elektronik untuk memperkuat pencegahan penyakit warga secara menyeluruh melalui platform digital terintegrasi Pengambilan data dilakukan dari seluruh wilayah kerja puskesmas di Kota Surabaya, kemudian lan
Program “Satu Data Satu Peta” berbasis rekam medis elektronik untuk memperkuat pencegahan penyakit warga secara menyeluruh melalui platform digital terintegrasi Pengambilan data dilakukan dari seluruh wilayah kerja puskesmas di Kota Surabaya, kemudian lan

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan integrasi program “Satu Data Satu Peta” berbasis rekam medis elektronik untuk memperkuat pemantauan dan pencegahan penyakit warga secara menyeluruh. Sistem ini akan menggabungkan data dari puskesmas hingga rumah sakit melalui platform digital terintegrasi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan pengumpulan data dilakukan secara masif melalui 63 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota. Data tersebut mencakup kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dan diinput langsung melalui aplikasi digital yang telah dikembangkan.
Baca juga :

Risiko Obesitas, Dinkes Surabaya Catat Ada 153.476 Warga

“Pengambilan data dilakukan dari seluruh wilayah kerja puskesmas di Kota Surabaya, kemudian langsung dimasukkan ke dalam sistem digital,” ujar dr. Billy, diterima redaksi, Minggu (26/4/2026).

Ia menjelaskan, program ini dijalankan melalui skema Home Visit yang terintegrasi dengan Kader Surabaya Hebat (KSH). Seluruh data yang dihimpun dari puskesmas akan dikumpulkan dalam pusat data (warehouse) Dinkes untuk divalidasi dan dianalisis sebelum ditampilkan dalam bentuk dashboard pemantauan.

[caption id="attachment_14639" align="aligncenter" width="680"]rekam-medis-elektronik-pencegahan-penyakit Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh | MMP | dok[/caption]

“Data dari 63 puskesmas akan masuk ke sistem pusat untuk dievaluasi, kemudian menghasilkan dashboard sebagai alat pemantauan,” katanya.

Baca juga :

SE Terkait Kewaspadaan Dini Terhadap Penyakit Gangguan Ginjal Akut

Selain puskesmas, integrasi juga mencakup rekam medis elektronik dari rumah sakit milik Pemkot Surabaya. Saat ini, data yang telah terhimpun berasal dari tiga rumah sakit, yakni RSUD Bhakti Dharma Husada, RSUD dr Mohamad Soewandhie, dan RSUD Eka Candrarini.

Data tersebut akan dipetakan berdasarkan jenis penyakit dan wilayah persebarannya, sehingga memudahkan Dinkes dalam memantau pola penyakit di masyarakat. Setiap pasien yang berobat akan diberi label berdasarkan diagnosis, seperti hipertensi atau diabetes, untuk mempermudah pelacakan sebaran kasus.

“Dengan sistem ini, kita bisa mengetahui persebaran penyakit secara detail di setiap wilayah,” jelas dr. Billy.

Baca juga :

Awas Waspadai Terhadap Penyakit Legionellosis, Berikut ini Cirinya!

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa data yang terkumpul juga akan dimanfaatkan untuk kepentingan riset akademik guna menghasilkan solusi kesehatan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan pentingnya keterlibatan seluruh rumah sakit dalam sistem tersebut. Ia menyatakan akan mengumpulkan para direktur rumah sakit untuk membangun integrasi rekam medis dalam satu sistem bersama.

Menurutnya, integrasi ini memungkinkan pemetaan penyakit hingga tingkat wilayah secara lebih rinci, sehingga intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Jika ada warga yang tidak melakukan kontrol, maka pemerintah bisa langsung turun ke rumah untuk memastikan penanganan, terutama bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Baca juga :

6 Warna Sepatu ini Cocok untuk Semua Baju

Eri juga menegaskan bahwa pemanfaatan data rekam medis tetap berada dalam koridor kerahasiaan dan hanya digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, bukan untuk konsumsi publik.

Dengan sistem terintegrasi ini, Pemkot Surabaya menargetkan upaya pencegahan penyakit dapat dilakukan secara lebih akurat melalui pemantauan berbasis data. “Pencegahan tentu lebih baik daripada pengobatan,” kata Eri.(ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…