Wacana PPDB Zonasi Dihapus, Wait and See Juknis dari Pemerintah Pusat

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan tentang pro dan kontra penerapan PPDB zonasi di Surabaya. Setiap tahunnya, sering terjadi fenomena perubahan besar-besaran kartu keluarga (KK), di mana orang tua siswa mengubah KK mereka dengan tujuan agar anak-anaknya
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan tentang pro dan kontra penerapan PPDB zonasi di Surabaya. Setiap tahunnya, sering terjadi fenomena perubahan besar-besaran kartu keluarga (KK), di mana orang tua siswa mengubah KK mereka dengan tujuan agar anak-anaknya

mediamerahputih.id I SURABAYA - Pemerintah pusat tengah merencanakan penghapusan sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru berbasis zonasi atau PPDB zonasi  dan kini tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) untuk pelaksanaannya. Rencana ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa Pemkot Surabaya masih menunggu arahan lebih lanjut mengenai Juknis dari pemerintah pusat terkait penghapusan sistem zonasi.
Baca juga :

Sepakat Minta Sistem Zonasi PPDB Dievaluasi, Ini Kata Wali Kota Eri

Eri menilai bahwa meski penghapusan PPDB zonasi memiliki sisi positif dan negatif, ia optimis bahwa kebijakan yang diambil pemerintah pusat akan membawa dampak baik untuk dunia pendidikan di masa depan.

Eri memberikan contoh tentang pro dan kontra penerapan PPDB zonasi di Surabaya. Setiap tahunnya, sering terjadi fenomena perubahan besar-besaran kartu keluarga (KK), di mana orang tua siswa mengubah KK mereka dengan tujuan agar anak-anaknya bisa mendaftar ke sekolah yang lebih dekat dengan domisili yang tercantum dalam KK.

Baca juga :

PPDB SMPN Surabaya 2024 Lebih Berkeadilan Penyesuaian Jalur Zonasi 50 Persen

Selain itu, sistem zonasi juga mengurangi persaingan akademik di kalangan siswa, karena tidak ada dorongan untuk meraih nilai tertinggi guna bisa masuk ke sekolah favorit.

[caption id="attachment_11966" align="aligncenter" width="680"]wacana-ppdb-zonasi-dihapus-pemerintah Eri bahkan mengungkapkan bahwa ia sempat menerima keluhan dari seorang wali murid terkait siswa dengan nilai akhir yang pas-pasan, namun tetap diterima di sekolah negeri favorit I MMP I dok pemkot[/caption]

“Di sini, tidak ada persaingan. Akhirnya, apakah pintar atau tidak, mau belajar atau tidak, yang penting rumahnya dekat, siswa bisa masuk,” ujar Eri, Kamis, (4/12/2024)

Eri bahkan mengungkapkan bahwa sempat ada keluhan dari seorang wali murid mengenai siswa dengan nilai akhir yang pas-pasan, namun tetap bisa diterima di sekolah negeri favorit.

Baca juga :

Catat! Eri Cahyadi Larang Komite Tarik Iuran Siswa

“Bahkan kemarin ada yang menyampaikan keluhan seperti itu. Ini yang saya maksud dengan adanya sisi positif dan negatif. Di sisi lain, ada juga siswa yang sudah belajar dengan baik, tapi tidak bisa masuk,” ujar Eri.

Eri menjelaskan, sebelumnya pemkot bersama PGRI Kota Surabaya telah menyepakati adanya pengurangan kuota PPDB zonasi, yang tadinya sebanyak 50 persen, menjadi 35 persen.

Dirinya menyebutkan, pengurangan kuota tersebut bertujuan untuk menghindari adanya perubahan KK besar-besaran dan agar ada persaingan dari segi akademis antar siswa.

Baca juga :

Pegawai ASN dan Non ASN Terlibat Nge-Slot Judi Online Bakal Ditindak Tegas

“Kita berharapnya sekolah itu tidak lagi diisi anak yang wis pokoknya dekat sama sekolah pasti aku masuk, tidak. Dan juga orang berlomba-lomba ingin masuk ke sekolah itu dengan memindah KK, nah itu yang dihindarkan oleh PGRI sebenarnya. Jadi kalau itu ada zonasi, lakukanlah dengan jujur begitu loh, jangan sampai memindah KK dan tetap ada persaingan nilai, nah ini lah yang lagi dibahas, apakah dihapus zonanya, apakah zonasi tetap per kecamatan, atau per wilayah,” jelasnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menerangkan, pemkot saat ini telah menyiapkan kombinasi dua cara dalam menerapkan sistem PPDB zonasi di Kota Pahlawan.

Baca juga :

Oknum Polisi Polres Tanjung Perak Diduga Pengendali Pengedar Sabu Jaringan Sumut

“Kalau kita sudah melakukan hal itu adalah dengan cara dikombinasi, (kuota) zonasinya turun tapi masuknya dengan nilai. Ada dua pilihan kita, atau satunya tetap zonasi, tapi (siswa) yang masuk itu tidak jejeran (berdekatan jarak) dengan rumah, tapi bagus-bagusan nilai akan tetapi tetap zonasi,” terangnya.

Meskipun telah menerapkan itu, hingga saat ini ia serta jajarannya di Pemkot Surabaya masih menunggu juknis dari pemerintah pusat. “Jadi kita tunggu dulu lah, yang sabar. Jadi kalau kita sudah disiapkan kayak apapun kan nanti (melihat) juknisnya kayak apa, kan haru mengikuti,” pesannya. (ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…