Diduga Ada Aliran Rp650 Ribu untuk Pengamanan di Rusun Surabaya, Begini Klarifikasi DPRKPP

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor UPTD Rumah Susun di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya menjadi lokasi kegiatan operasional pengelolaan hunian vertikal di Kota Surabaya. DPRKPP menjelaskan bahwa pelaksanaan pendampingan dan
Kantor UPTD Rumah Susun di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya menjadi lokasi kegiatan operasional pengelolaan hunian vertikal di Kota Surabaya. DPRKPP menjelaskan bahwa pelaksanaan pendampingan dan

mediamerahputih.id | SURABAYA - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah oknum aparat dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (TNI/Polri) mendatangi UPTD Rumah Susun (Rusun) Surabaya dan diduga menerima amplop berisi uang, menjadi sorotan. Dalam rekaman tersebut muncul dugaan adanya pemberian upeti sekitar Rp650 ribu per bulan dari pegawai UPTD Rusun Surabaya.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Rusun Surabaya, Adinda Setyaningrum, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan aparat di lingkungan rumah susun untuk menjaga keamanan dan ketertiban penghuni. Ia menyebut kegiatan itu telah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga :

Hujan Ekstrem Picu Banjir di Surabaya, Eri Cahyadi Buka Suara Soal Proyek Drainase

“Pendampingan yang dilakukan merupakan salah satu bentuk pemenuhan keamanan dan ketertiban untuk penghuni rusunawa serta dilakukan dengan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya melalui pesan tertulis, Senin (22/06).

[caption id="attachment_13571" align="aligncenter" width="680"]aliran-pengamanan-di rusun-surabaya-dprkpp DPRKPP Kota Surabaya sosialisasi pada warga Rusunawa Tambak Wedi 2 untuk menjaga keamanan dan ketertiban penghuni | dok[/caption]

Adinda juga menjelaskan bahwa pembiayaan kegiatan tersebut masuk dalam pos belanja jasa tenaga keamanan dan telah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan seluruh proses dilakukan secara resmi dan sesuai aturan administrasi yang berlaku.

Baca juga :

Heboh Lantai Rusunawa Tambak Wedi Bergerak, Ini Penjelasan DPRKPP Surabaya

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, T. Iman Kristian Maharhandono, menyampaikan bahwa pihaknya mengetahui adanya kegiatan pengamanan dan pendampingan kewilayahan di lingkungan rusun yang dikelola UPT Rusun.

Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas lingkungan rusun, termasuk dalam pembinaan penghuni, sosialisasi aturan, hingga penanganan konflik antarwarga.

Baca juga :

Diduga Wartawan Dibatasi Liput Proyek Sekolah Dispendik Surabaya

“Dalam pengelolaan rusun terdapat alokasi anggaran pada pos belanja honorarium petugas pengamanan,” ujarnya, Rabu (24/06) siang.

Baca juga :

Ketika Kapolri dan Kompolnas di Persimpangan Jalan Reformasi

Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional yang telah dianggarkan secara resmi dan wajib dipertanggungjawabkan melalui mekanisme administrasi keuangan yang berlaku.

Pelaksanaan kegiatan disebut dilakukan melalui koordinasi lintas unsur kewilayahan bersama Forkopimda, termasuk TNI dan Polri, serta dilengkapi dokumen seperti surat penugasan, daftar hadir, dan laporan kegiatan.
Baca juga :

Polrestabes Surabaya Selidiki Kasus Kematian Lansia Terperosok Proyek Gorong-Gorong di Margorejo Indah

Meski demikian, beredarnya video tersebut tetap memicu perhatian publik terkait bentuk teknis pelaksanaan pendampingan, mekanisme pemberian honorarium, serta kesesuaian antara praktik di lapangan dengan dokumen administrasi yang dimaksud.

Hingga saat ini, wartawan masih melakukan pendalaman terkait dasar hukum, mekanisme anggaran, serta sistem pertanggungjawaban kegiatan pengamanan di lingkungan rumah susun tersebut. mediamerahputih.id juga masih berupaya meminta keterangan lanjutan dari DPRKPP Kota Surabaya guna memastikan kejelasan informasi secara menyeluruh.(dms/jis)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…