Proyek Paving Kalilom Lor Rp751 Juta Dipertanyakan, Pelaksana Lapangan Diduga Tak Sesuai Dokumen

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi proyek paving di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Melati II, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, terlihat berlumpur dan tergenang air saat proses pengerjaan berlangsung. Situasi tersebut dinilai tidak memenuhi kaidah estetika maupun standar pelaksanaan peke
Kondisi proyek paving di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Melati II, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, terlihat berlumpur dan tergenang air saat proses pengerjaan berlangsung. Situasi tersebut dinilai tidak memenuhi kaidah estetika maupun standar pelaksanaan peke

mediamerahputih.id | SURABAYA - Proyek pembangunan jalan paving baru dan saluran drainase di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Melati II RT 02 RW 10, Surabaya, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah persoalan teknis di lapangan serta dugaan ketidaksesuaian pelaksana proyek dengan data resmi perusahaan. Proyek yang dibiayai melalui APBD 2026 dengan nilai Rp751.250.000 itu kini memunculkan pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaannya.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan, seorang bernama Gandhi mengaku sebagai pihak yang mengerjakan proyek tersebut. Namun, dalam dokumen administrasi proyek, direktur CV Hagrabh Lintas Persada selaku perusahaan pelaksana tercatat atas nama pihak lain.

Baca juga :

DSDABM Surabaya Respon Proyek Pedestrian Kapasan, Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Perbedaan antara pengakuan pelaksana lapangan dan data resmi perusahaan tersebut menimbulkan dugaan adanya praktik penggunaan badan usaha oleh pihak lain atau yang kerap disebut “pinjam bendera”.

Dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, pelaksana pekerjaan seharusnya merupakan pihak yang sah dan sesuai dengan badan usaha yang tercantum dalam kontrak.
Baca juga :

Dugaan Maladministrasi dalam Pengadaan E-Purchasing di DSDABM Surabaya

Selain persoalan administrasi, investigasi lapangan juga menemukan sejumlah dugaan pelanggaran teknis pekerjaan. Proses pengerjaan disebut dilakukan dalam kondisi tergenang air dan badan jalan yang masih berlumpur. Tidak hanya itu, material U-ditch yang tampak retak diduga tetap dipasang pada saluran drainase.

[caption id="attachment_14706" align="aligncenter" width="680"]proyek-paving-kalilom-lor-disoal-dokumen Material yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, sebagaimana terlihat pada gambar, memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta efektivitas pengawasan selama proses pelaksanaan berlangsung | MMP[/caption]

Pemasangan saluran pun terlihat tidak presisi. Secara teknis, kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kualitas konstruksi serta memperpendek usia bangunan jalan dan drainase.

Baca juga :

Perbaikan Saluran Air di Perkampungan Surabaya mencapai 75 Persen

Ketidaksesuaian antara pelaksana lapangan dengan data perusahaan resmi dinilai dapat menimbulkan persoalan hukum dan administrasi, termasuk terkait tanggung jawab mutu pekerjaan, legalitas pelaksanaan proyek, hingga efektivitas pengawasan internal.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya akan memerintahkan konsultan pengawas untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Terima kasih atas infonya. Kami akan memerintahkan konsultan pengawas untuk mengecek dan mengawasi pekerjaan kontraktor pelaksana agar sesuai spesifikasi kontrak,” ujar Dedy melalui pesan WhatsApp, Rabu (6/5/2026).

Baca juga :

Tumpukan Sisa Kabel Curian Jadi Penyebab Banjir di Kedungdoro

Meski demikian, temuan di lapangan justru memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan proyek telah berjalan secara optimal. Pasalnya, apabila pengawasan dilakukan sejak awal secara ketat, material yang diduga rusak serta kondisi pekerjaan yang dinilai tidak layak semestinya dapat dicegah sebelum proyek berlanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Hagrabh Lintas Persada belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan data pelaksana proyek dengan direktur perusahaan maupun kondisi teknis pekerjaan di lapangan.

Baca juga :

Besi Penutup Saluran Air di Surabaya Banyak Digondol Maling!

Wartawan mediamerahputih.id masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut terkait kesesuaian pelaksanaan proyek dengan kontrak kerja, keterlibatan pihak-pihak di lapangan, serta kemungkinan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.(dms)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…