Tolak Parkir Non-Tunai, 600 Jukir Terancam Diganti

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa lahan parkir merupakan aset negara yang harus dikelola sesuai aturan. Ia memastikan Pemkot Surabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan menindak tegas pihak-pihak yang menghambat kebijakan, ter
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa lahan parkir merupakan aset negara yang harus dikelola sesuai aturan. Ia memastikan Pemkot Surabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan menindak tegas pihak-pihak yang menghambat kebijakan, ter

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya menerapkan sistem parkir non-tunai secara menyeluruh. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan tidak akan ragu mengganti juru parkir (jukir) yang menolak kebijakan tersebut, termasuk kewajiban aktivasi rekening untuk sistem bagi hasil.

“Kalau tetap tidak mau (aktivasi rekening), ya diganti. Surabaya ini milik masyarakat bersama, jangan ada yang menang-menangan sendiri,” tegas Eri, Kamis (9/4/2026).

Baca juga :

Bayar Parkir Non-tunai Ditolak Jukir, Laporkan ke Satgas Anti-Preman

Kebijakan ini diberlakukan untuk meningkatkan transparansi dan kesejahteraan jukir. Pemkot Surabaya mengubah skema pembagian pendapatan parkir, dari sebelumnya 20 persen untuk jukir dan 80 persen ke kas daerah, menjadi 40 persen untuk jukir dan 60 persen untuk pemerintah.

“Ini dilakukan agar transparan, saling percaya, dan menghilangkan prasangka kalau ada uang yang tidak tersalurkan dengan benar,” ujar Eri.

Baca juga :

Euforia Belanja Lebaran Meningkat Penataan Parkir di Kawasan Pertokoan Ditertibkan

Meski demikian, di lapangan masih ditemukan penolakan dari sebagian jukir, terutama terkait kewajiban aktivasi rekening. Bagi sebagian dari mereka, perubahan sistem ini bukan sekadar teknis, tetapi juga menyangkut adaptasi terhadap kebiasaan lama dalam mencari nafkah.

Menanggapi hal itu, Eri menegaskan bahwa lahan parkir merupakan aset negara yang harus dikelola sesuai aturan. Ia memastikan Pemkot bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan menindak tegas pihak-pihak yang menghambat kebijakan, termasuk praktik premanisme.

Baca juga :

Perangi Jukir Liar dan Premanisme, 800 Tempat Usaha di Surabaya Disidak

“Jangan buat Surabaya tidak berbobot dengan modal preman-preman. Kita akan turun dengan tim anti-preman. Parkir non-tunai ini adalah keinginan warga Surabaya,” katanya.

Selain penerapan non-tunai di sejumlah titik, Pemkot juga mendorong sistem parkir berlangganan guna meminimalkan pungutan liar dan memastikan masyarakat membayar sesuai tarif resmi.

[caption id="attachment_14535" align="aligncenter" width="680"]tolak-parkir-non-tunai-600-jukir-diganti Sidak Juru parkir di kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V, Kecamatan Gubeng, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut terhadap jukir yang belum mengaktifkan rekening sebagai bagian dari implementasi sistem parkir digital | MMP | dok[/caption]

Langkah penertiban telah dilakukan melalui operasi gabungan bersama TNI dan Polri di kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V, Kecamatan Gubeng, Selasa (7/4/2026). Operasi tersebut menyasar jukir yang belum mengaktifkan rekening sebagai bagian dari implementasi sistem parkir digital.

Baca juga :

KPK Dalami Praktik Beri THR ke Polisi hingga Jaksa Terjadi di Banyak Daerah

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo menyebutkan sekitar 600 jukir telah dibekukan sementara karena belum mendukung kebijakan digitalisasi parkir.

Kebijakan ini menjadi langkah tegas Pemkot dalam memastikan tata kelola parkir yang lebih transparan, sekaligus menjawab keluhan masyarakat atas praktik parkir yang kerap tidak sesuai aturan.(ton)

Berita Terbaru

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Jaringan Perdagangan Komodo Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tanjung Perak sejak 2025

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 22:44 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pengadilan Negeri Surabaya mengungkap dugaan jaringan perdagangan komodo yang melibatkan sejumlah pihak dan diduga berlangsung…

Terbukti Usir dan Rusak Rumah Nenek Elina, Samuel Dijatuhi 3 tahun 10 bulan Penjara

Terbukti Usir dan Rusak Rumah Nenek Elina, Samuel Dijatuhi 3 tahun 10 bulan Penjara

Kamis, 02 Jul 2026 00:06 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 00:06 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA – Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun 10 bulan kepada terdakwa Samuel Ardi Kristanto dalam pe…

Pengiriman Beras “Semarak” Disorot, Diduga Tak Kantongi Izin Resmi

Pengiriman Beras “Semarak” Disorot, Diduga Tak Kantongi Izin Resmi

Selasa, 30 Jun 2026 23:51 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 23:51 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA – Dugaan lemahnya pengawasan komoditas pangan di wilayah hukum Polres KP3 Tanjung Perak mencuat setelah terungkap aktivitas pe…