KPK Bongkar Korupsi Pengadaan di Rejang Lebong, Modus Ijon Fee Capai 15 Persen

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dugaan pengaturan proyek di Pemkab Rejang Lebong melalui praktik “ijon”, yakni kesepakatan awal pembagian proyek dengan penetapan fee sekitar 10 hingga 15 persen dari nilai pekerjaan | MMP | dok
Dugaan pengaturan proyek di Pemkab Rejang Lebong melalui praktik “ijon”, yakni kesepakatan awal pembagian proyek dengan penetapan fee sekitar 10 hingga 15 persen dari nilai pekerjaan | MMP | dok

mediamerahputih.id | JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendeteksi tingginya risiko praktik korupsi pada sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Bengkulu. Temuan ini mengemuka pasca peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di lingkungan pemerintah daerah tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dalam perkara tersebut ditemukan dugaan pengaturan proyek melalui praktik “ijon”, yakni kesepakatan awal pembagian proyek dengan penetapan fee sekitar 10 hingga 15 persen dari nilai pekerjaan.
Baca juga :

KPK Dalami Praktik Beri THR ke Polisi hingga Jaksa Terjadi di Banyak Daerah

“Dalam perkara yang terjadi di Pemkab Rejang Lebong, terjadi dugaan pengaturan proyek melalui praktik ‘ijon’ dengan penetapan fee sekitar 10-15 persen dari nilai proyek,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (17/3).

Menurut KPK, praktik tersebut tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembangunan dan pelayanan publik. Kondisi ini dinilai dapat memaksa penyedia jasa menekan biaya produksi di lapangan, sehingga hasil pembangunan menjadi tidak optimal dan manfaatnya bagi masyarakat berkurang.

Baca juga :

Eks Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 5 Tahun Bui Terkait Gratifikasi

Ironisnya, situasi ini terjadi di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran. Setiap alokasi dana pembangunan seharusnya dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran, namun praktik korupsi justru menggerus efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

[caption id="attachment_14414" align="aligncenter" width="680"]kpk-korupsi-pengadaan-proyek-rejang-lebong Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo | MMP | dok KPK[/caption]

Sebelum kasus ini mencuat, KPK melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) telah melakukan pendampingan intensif kepada Pemkab Rejang Lebong dalam upaya pencegahan korupsi. Pendampingan dilakukan melalui berbagai instrumen, seperti Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).

Baca juga :

Mantan Direktur Politeknik Negeri Malang Tersangka Korupsi Tanah Kampus Rp 42 Miliar

Berdasarkan data MCSP 2025, skor Pemkab Rejang Lebong tercatat meningkat menjadi 77, naik lima poin dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, sektor PBJ masih menjadi titik lemah dengan skor 61. Secara rinci, pelaksanaan PBJ hanya memperoleh skor 41, sementara PBJ strategis berada di angka 68.

Meski menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat skor PBJ sebesar 32, KPK menilai tata kelola pengadaan, khususnya proyek strategis seperti infrastruktur, masih rentan terhadap praktik korupsi dan memerlukan penguatan serius.

Baca juga :

Kasus Suap Hibah Pokir APBD Empat Terdakwa Divonis, Uang Ijon Capai Rp32,9 Miliar

Dari sisi integritas, skor Pemkab Rejang Lebong berada pada angka 70,36 atau turun 4,26 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan terlihat pada aspek sosialisasi antikorupsi yang merosot dari 69,7 menjadi 61,05. Di sisi lain, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) mengalami peningkatan dari 64,4 menjadi 69,98, meski penilaian dari para ahli masih berada di angka 61,7.

KPK menegaskan pentingnya penguatan sistem pengadaan yang akuntabel di seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak.

Baca juga :

Dugaan Korupsi Keuangan KBS Disidik, Kejati Jatim Geledah Kantor Direksi

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa tergerus praktik korupsi,” tutur Budi.

Sehingga penguatan integritas aparatur, peningkatan kapasitas SDM, serta efektivitas pengawasan internal dinilai menjadi kunci untuk menutup celah korupsi.(red)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…