Bayar Parkir Non-tunai Ditolak Jukir, Laporkan ke Satgas Anti-Preman

author

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penerapan sistem non-tunai bertujuan menghilangkan praktik pembayaran parkir yang tidak sesuai aturan, termasuk pemaksaan tarif oleh oknum jukir | MMP | dok pemkot
Penerapan sistem non-tunai bertujuan menghilangkan praktik pembayaran parkir yang tidak sesuai aturan, termasuk pemaksaan tarif oleh oknum jukir | MMP | dok pemkot

mediamerahputih.id | SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong penerapan sistem parkir non-tunai di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan transaksi sekaligus mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum juru parkir (jukir).

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warga untuk memanfaatkan pembayaran parkir non-tunai yang kini telah berjalan. Ia menilai sistem tersebut menjadi solusi agar pembayaran parkir sesuai ketentuan dan tidak terjadi pemaksaan tarif kepada pengguna jasa parkir.

Baca juga :

Digitalisasi Parkir di Surabaya mulai Diterapkan Januari 2026

 

“Parkir non-tunai sudah jalan. Maka saya mohon warga Surabaya, kalau membayar, itu saya imbau untuk non-tunai,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (5/1/2026).

 

Menurutnya, penerapan sistem non-tunai bertujuan menghilangkan praktik pembayaran parkir yang tidak sesuai aturan, termasuk pemaksaan tarif oleh oknum jukir. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan jukir yang menolak pembayaran non-tunai atau melakukan intimidasi.

Baca juga :

Parkir Tepi Jalan Tunjungan Resmi Dilarang

 

“Agar tidak ada lagi yang bayar tunai tapi dipaksa Rp10.000. Maka kalau warga Surabaya yang membayarnya non-tunai ternyata ada yang masih menolak atau diintimidasi, tolong laporkan ke Satgas Anti-Preman. Langsung kita ambil jukirnya, kita ganti, kita copot,” tegasnya.

[caption id="attachment_13892" align="aligncenter" width="680"]parkir-non-tunai-jukir-pungli-anti-preman Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warga untuk memanfaatkan pembayaran parkir non-tunai yang kini telah berjalan | MMP | dok pemkot[/caption]

 

Meski mendorong pembayaran non-tunai, Wali Kota Eri menegaskan bahwa pembayaran tunai tetap diperbolehkan karena penggunaan rupiah tidak dapat ditolak. Namun demikian, ia menekankan pentingnya memberikan pilihan pembayaran kepada masyarakat.

 

“Kalau tetap membayar tunai, ya tetap boleh. Karena tidak boleh menolak rupiah. Tapi dengan catatan warga Surabaya punya pilihan untuk non-tunai,” jelasnya.

Baca juga :

Menyoal Pemilihan Kepala Desa Dipilih Melalui Mekanisme Parpol

 

Ia juga menilai pembayaran non-tunai dapat meminimalkan prasangka dan potensi konflik di lapangan. Menurutnya, sistem tersebut membuat proses parkir lebih transparan dan terhindar dari kesalahpahaman.

 

“Jadi saya imbau untuk non-tunai, agar tidak ada prasangka dan tidak ada fitnah,” katanya.

 

Terkait penerapannya, Wali Kota Eri memastikan sistem pembayaran non-tunai berlaku untuk seluruh jenis parkir, baik parkir tepi jalan umum (TJU) maupun parkir yang masuk dalam kategori pajak parkir.

 

“Semuanya. Karena kita sudah minta kepada seluruh parkir yang ada di pajak parkir itu non-tunai juga. Jadi semua parkir kita imbau non-tunai, meskipun bisa bayar tunai,” ujarnya.

Baca juga :

Sidang Pemerasan Kadindik Jatim Dimintai Rp50 Juta oleh Dua Mahasiswa

 

Ia mencontohkan pusat perbelanjaan modern seperti Tunjungan Plaza dan Galaxy Mall yang telah lebih dulu menerapkan pembayaran parkir non-tunai. Sistem tersebut dinilai memudahkan pendataan jumlah kendaraan yang masuk.

 

“Karena parkir seperti di Tunjungan Plaza atau Galaxy Mall itu non-tunai. Dengan begitu kita bisa tahu jumlah kendaraan yang masuk berapa,” ucapnya.

Baca juga :

Perangi Jukir Liar dan Premanisme, 800 Tempat Usaha di Surabaya Disidak

 

Selain mempermudah pendataan, sistem non-tunai juga diharapkan dapat mencegah perselisihan terkait jumlah setoran parkir. “Biar tidak terjadi pertengkaran soal jumlah,” imbuhnya.

 

Wali Kota Eri menyebut penguatan kebijakan parkir non-tunai sebagai langkah baru yang mulai dimaksimalkan pada 2026. Ia berharap seluruh fasilitas parkir dapat mendukung pilihan pembayaran warga, baik tunai maupun non-tunai.

Baca juga :

Hari Pertama Masuk Sekolah Ratusan Siswa SDN Ujung V Semampir Gagal Upacara Akibat Tergenang

 

“Ini kita mulai sesuatu yang baru di tahun 2026. Karena mayoritas warga Surabaya sudah melakukan non-tunai, maka semuanya harus kita lakukan dan fasilitasi. Ada non-tunai, ada tunai,” pungkasnya. (ton)

Berita Terbaru

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Pengamat Sebut Mutasi Lurah Tambak Wedi Jadi Momen Evaluasi Tata Kelola Aset Publik Surabaya

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:49 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA — Mutasi Lurah Tambak Wedi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dinilai tidak seharusnya hanya menjadi perdebatan terkait pe…

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini 3 Pungutan yang Masih Dibolehkan

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 23:04 WIB

mediamerahputih.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat aturan terkait penarikan iuran di lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Melalui…

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Penghapusan Konten Berita Tak Bisa Sembarangan Ada Aturan yang Melindungi Pers

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:55 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Upaya menjaga reputasi digital melalui permintaan penghapusan konten di mesin pencari perlu dilakukan secara hati-hati,…

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Iuran Warga Pindahan Tak Boleh Dipaksakan, RT-RW di Surabaya Diminta Patuhi Aturan

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 01:01 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan iuran yang dibebankan kepada warga pindahan saat mengurus administrasi masuk…

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

OBB MEDIA MERAH PUTIH OFFICIAL

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 20:37 WIB

mediamerahputih.id merupakan media online yang menyajikan pemberitaan sekaligus sebagai edukasi kepada…

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Eks Hi-Tech Mal Didapuk Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

Senin, 06 Jul 2026 00:14 WIB

mediamerahputih.id | SURABAYA - Kembali mengaktifkan ruang publik berbasis kreativitas anak muda melalui pembukaan awal atau soft launching (peluncuran tahap…